Tanpa Lampu Utama? Ini Salah Satu Akibatnya

 

Modifikasi sepeda motor sebetulnya sah-sah saja sepanjang masih aman untuk dikendarai dan tidak bertentangan dengan undang2 lalu-lintas atau jika ingin ekstrim misalnya dalam rangka mengikuti kontes modifikasi maka tentunya haram untuk dikendarai di jalan raya.

Namun entah mengapa masih ada sejumlah biker yang memodifikasi motornya tanpa pertimbangan unsur keamanan dan kenyamanan serta jelas2 melanggar aturan seperti rekan ngopi saya di kampung yang satu ini…mencopot headlamp bebeknya sodara-sodara :mrgreen:

Akibatnya..minggu kmarin…malem-malem saat riding mau pulang ke rumah dari acara ngopi2 di warung….saat melewati turunan berkelok yang sedang ada perbaikan jalan di situ…dia lupa bahwa ada gundukan batu koral di jalan yang sedang diperbaiki itu… dan bruuuuuuaaaakkkk… dia menabrak gundukan batu koral sampe jumpalitan…motor hancur, tulang betis retak…. hmmmmm…..

Oiya…saya pas nggak ikut ngopi malem itu…jadi kisah ini saya dengar dari sodaranya.. :smile:

Gak ada maksud nyukurin temen saya atas musibah ini…hanya ingin mengingatkan kepada sobat sekalian bahwa patuhilah peraturan lalu-lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan yang lain. Ada harga dan resiko mahal yang harus kita bayar jika karena ulah nakal kita mengakibatkan kerugian untuk diri sendiri maupun orang lain.

Sekian..salam… :smile:

Tekan Jumlah Laka Lantas, Pemkot Solo Larang Pelajar Nyetir Kendaraan ke Sekolah

image

Pemkot Solo mengeluarkan aturan bahwa para
pelajar dilarang mengendarai kendaraan ke sekolah yang berlaku bagi pelajar SMP, SMA, dan SMK, berusia
di bawah 17 tahun dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan agar efektif diberlakukan, Pemkot berkerja sama
dengan Polresta Solo.

“Pilot project mulai 2 Mei. Siswa di SMK 2 Solo sudah melaksanakan
aturan tersebut. Selama ini aturan itu sudah ada dalam bentuk Surat
Edaran (SE) tetapi kurang efektif, sehingga Pemkot Solo melakukan
penandatanganan kerja sama dengan Polresta Solo,” jelas Wali Kota
Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Solo, Rabu (1/5/2013).

image

Menurut Rudy, aturan itu akan diterapkan pada 10 sekolah lain mulai
SMP hingga SMA/SMK di Kota Solo. Pemkot Solo telah melakukan
pendekatan dan komunikasi dengan sekolah terkait penerapan
aturan tersebut.

“Hal ini tidak ada kaitannya dengan pengurangan kemacetan arus lalu
lintas, tetapi lebih kepada kepatuhan pelajar terhadap Undang-
Undang (UU) Lalu Lintas,” katanya.

Dengan diberlakukannya aturan itu, Pemkot Solo akan menambah 10
armada bus umum termasuk bus sekolah untuk melayani para
pelajar. Pelarangan menggunakan sepeda motor saat beraktivitas ke
sekolah, efektif berlaku mulai 7 Mei di 10 sekolah.
Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol Asdjima’in, mengatakan,
pelajar di Solo mulai sadar untuk menaati peraturan lalu lintas.
Dengan larangan menggunakan kendaraan bermotor bagi pelajar,
diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas.

image

“Angka kecelakaan lalu lintas untuk sepeda motor di Solo, rata-rata
per hari dua kasus. Sedangkan jumlah pelanggar lalu lintas yang
ditilang dalam satu hari rata-rata mencapai 100 hingga 150
pelanggar,” jelasnya.

Asdjima’in menambahkan, penandatanganan kerja sama Pemkot Solo
dengan Polresta Solo, diharapkan menjadi langkah preventif untuk
mengurangi kasus pelanggaran lalu lintas terutama kalangan pelajar.

“Kalau ada pelajar yang melanggar aturan, kami juga akan
melaporkannya ke sekolah. Agar sekolah bisa turut bertanggung
jawab, ini bentuk komitmen sekolah terhadap penegakan aturan,”
pungkasnya.
sumber: okezone.com
Pic: mbah google

Nampaknya langkah walikota Solo untuk menekan angka kecelakaan yang makin tinggi patut diapresiasi dan dicontoh daerah lain gan. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa dengan membiarkan para pelajar yang belum punya sim berkendara di jalan raya sama juga dengan pembiaran terhadap pelanggaran aturan lalu lintas dan tidak mendidik para pelajar… :sad:
Makin tingginya angka kecelakaan yang melibatkan para pelajar yang tidak/belum punya SIM tentu membuat kita prihatin. Hal ini terjadi karena kesadaran dan kemampuan berkendara yang rata2 masih asal2an serta gejolak jiwa muda yang belum terkendali sebagai awal tingkah laku ugal2an, tidak hati2, dan sebagainya :smile:
Semoga bermanfaat gan… :smile:

Tidak Mengubah Setting Jaringan, Pulsa Utama pun Keok

image

Kemarin siang saat melakukan panggilan via hape ke rekan kerja di Kediri, baru 10 detik langsung putus sendiri pertanda pulsa habis.. :mrgreen: . Lalu cek pulsa ternyata benar saldonya sebesar nol rupiah.
Saldo pulsa nol rupiah bisa terjadi karena pemakaian internet..alias pulsa terpakai untuk akses internet. Kalo sekedar untuk pesan dan panggilan biasanya masih ada sisa meski beberapa rupiah saja. Oh iya, saya kebetulan pake simnya telkomsel simpati.
Untuk keperluan selancar dunia maya, saya berlangganan paket 2 GB dengan biaya enam puluh ribu rupiah dengan kuota 1 GB dan kuota tambahan di jaringan 3G sebesar 1 GB. Maksudnya adalah setelah paket diaktifkan, maka konsumen langsung bisa menikmati internet cepat di jaringan 3.5 G aka HSDPA dengan kuota 1 GB dan setelah kuota habis maka konsumen harus mengubah settingan jaringan ke 3G saja.

image

Karena tadinya nggak tau harus seperti itu… (taunya seelah nelpon ke 188-nya telkomsel simpati)….ixixxi :hammer: :mrgreen: beberapa bulan belakangan saya sering kehabisan pulsa utama dan ujung2nya adalah pemborosan…ixixxi :mrgreen:
Nah, jika ada sobat sekalian konsumen paket internet simpati jangan sampai mengalami kejadian seperti kebodohan saya ini.. :mrgreen: …maka kesimpulan agar tidak kebobolan pulsa utamanya langkah2nya cukup mudah antara lain:
1. Rajin cek sisa quota internet dan pulsa utama
2. Jika kuota internet di jaringan 3.5 G habis dan masih ada sisa kuota di jaringan 3G, maka segera ubah setting jaringan menjadi 3G atao GSM saja.. jangan biarkan di WCDMA.
Sekian…semoga bermanfaat… :smile:

Melanggar Lalu-lintas dan Mengumpat Polisi, Oknum Pelajar Mendapat “Hadiah”

image

Tiga pelajar SMK Negeri Tuban dihukum
mendorong motor sejauh 1 kilometer menuju Mapolres Tuban, dan
menghafalkan isi teks Pancasila karena berboncengan 3 lewat Jalan Pramuka berpapasan dengan
Musa (anggota Satlantas Polres Tuban), diperingatkan malah nantang
bilang danc**,” kata Edy Purnomo, seorang saksi mata.
Merasa dihina, Iptu Musa yang menjabat Kanit Pengatur Jalan,
Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Tuban, langsung
membalikkan laju motornya untuk mengejar para pelajar yang masih
memakai seragan sekolah tersebut.
Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi hingga menuju Jalan Basuki
Rahmat. Namun ketiga pelajar tersebut akhirnya tertangkap karena
salah mengambil jalan sempit di Kelurahan Ronggomulyo.
Untuk memberi efek jera, ketiga pelajar tersebut kemudian digiring ke
Mapolres Tuban. Namun mereka dilarang mengendarai motornya,
melainkan harus mendorongnya sejauh 1 kilometer.
“Intinya mereka melanggar lalu lintas boncengan 3 dan tidak memakai
helm, tapi hanya kita bina tanpa kita beri tilangan,” ujar Iptu Musa
kepada wartawan.
Selain Mendorong sepeda motor, ketiga pelajar itu juga diberi
hukuman menghafal Pancasila sambil berdiri di atas motor. Setelah
hafal Pancasila, polisi menyuruh mereka kembali pulang.
“Sudah melanggar aturan lalu lintas, berkata kotor, teks Pancasila pun
tidak hapal. Tapi ini tidak kita tilang, hanya kita beri pembinaan saja,”
tandas Musa.

Sumber : detik.com

Pelajar yang memprihatinkan…andai saya jadi Iptu Musa..saya tambahkan lagi hukumannya…misal nyapu2 halaman mapolres atau suruh lari keliling halaman mapolres sebanyak 10 kali… :mrgreen:
Kok kayaknya makin sering baca,liat,n denger pelajar yang tak bermoral..hmmm…semoga lekas mendapat hidayah ajah :smile:

Himbauan Polri bagi Pengendara Sepeda Motor

Jakarta – Kecelakaan kendaraan bisa diantisipasi. Caranya dengan
mempersiapkan diri dan kendaraan saat berkendara. Khususnya bagi
pemotor, TMC Polda Metro Jaya menyampaikan sejumlah etika
berkendara. Apa saja?
Seperti dikutip dari TMC Polda Metro Jaya, Jumat (26/4/2013), para
pemotor yang utama memastikan kesehatan fisik dan jiwa saat
berkendara. Kondisi motor juga harus disiapkan dengan baik.
Berikut imbauan lengkap TMC Polda Metro Jaya bagi para pemotor:
1. Kondisi fisik dan jiwa sehat. Lakukan pemanasan sebelum berangkat
ke tujuan
2. Pastikan sepeda motor yang akan digunakan benar-benar siap
selama dalam perjalanan. Mulai dari kondisi ban, rem, kopling, oli,
handle gas, lampu depan, lampu rem, sign, busi, rantai, bahan bakar
dan surat SIM dan STNK
3. Gunakan helam full face atau berstandar SNI bagi pengemudi
maupun pembonceng. Memakai kacamata ultra violet protection di
siang hari agar tidak silau dan pandangan jelas
4. Siapkan jaket, sepatu, body protector, sarung tangan, kacamata,
dan jas hujan
5. Pembonceng wanita jangan duduk menyamping tetapi menghadap
ke depan
6. Untuk menyeberang pastikan lalu lintas aman, baru menyeberang
7. Perjalanan di kota tak lebih dari 60 Km/jam, jangan beralan zig zag,
apalagi ketika membonceng orang tua atau balita
8. Jangan membawa muatan lebih dari 2 orang
9. Patuhi dan tertiba berlalu lintas, demi terciptanya keamanan dan
keselamatan
10. Nyalakan lampu utama pada siang hari dan gunakan lajur jalan
paling kiri
11. Berdoa sebelum berangkat
12. Jangan menggunakan earphones saat mengendarai sepeda motor
atau mengendarai musik karena menggangu konsentrasi dan rawan
kecelakaan
13. Saling menghargai dengan sesama pengendara

sumber: http://news.detik.com/read/2013/04/26/100911/2231050/10/ini-imbauan-polisi-saat-berkendara-dengan-motor

Mudahnya Menjual Supra X 125 di Desa

Gambar

pic:AHM

Raja bebek dari AHM ini memang harus diakui berjaya di penjualan baru maupun seken/rondonya. Harga bekas Supra X 125 yang masih terbilang tinggi (terutama untuk warna favorit yaitu hitam n merah) di pasaran tak menyurutkan pecinta Supra X 125 yang kantongnya pas-pasan untuk meminangnya.

Di desa saya.. Supra X 125  CW Tahun 2007 akhir saja masih ditawarkan 9 jutaan..bisa nego paling yah 8,5 jutaan baru dilepas sama pemilik. So, kalo pengen punya motor bebek yang pasarannya bagus bisa meminang Supra X 125… :mrgreen:  meski pada dasarnya niatan beli motor baru memang bukan untuk dijual lagi.. :mrgreen:

Mudahnya menjual Supra X 125 ini saya alami beberapa kali. Tepatnya sudah tiga kali menjual Supra X 125 bekas saya sendiri tentunya :smile: …. bahkan tanpa usah ditawar-tawarkan ke orang lain, nih motor udah banyak yang nyari..dengan catatan kondisinya bagus n masih ori.

Adalah hari sabtu tanggal 20 April kemarin..waktu saya mencucikan Supra X 125 CW tahun 2009 kesayangan..eee..tau-tau ada yang minat..langsung bilang berani beli 10,5 juta ! :shock: ..lebay..hahaha :mrgreen: dan tanpa banyak berbasa-basi akhirnya dengan terpaksa saya lepas Supra kesayangan ke pembeli dadakan itu.. :smile: Transaksi cash aja karena hari sabtu..hihihi..

Yah itulah sekelumit cerita tentang mudahnya menjual Supra X 125 terutama di desa..xixixi… :mrgreen: