Sensus Pajak Nasional…Upaya Pemerintah Meningkatkan Tax Ratio dan Penerimaan Pajak

Hmnm..tak sengaja tadi siang liat para pegawai pajak dari kediri mengadakan aksi simpatik di jalanan kota Nganjuk.. setelah saya nanya2, ternyata aksi simpatik itu terkait dengan re-launching SPN (sensus pajak nasional) yang juga diadakan serentak di seluruh wil Indonesia..lumayanlah dikasi souvenir berupa gantungan kunci..xixixixi..

Program SPN ini menurut info yang saya dapat mulai dilaksanakan sejak tahun kemarin dan dimulai tanggal 1 Oktober 2011.. awalnya rencana SPN disampaikan presiden SBY waktu rapat paripurna dengan DPR pada bulan Agustus 2011.. dan untuk tahun ini akan dilaksanakan lagi..

SPN ini merupakan langkah pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan penerimaan perpajakan…dengan cara mendata wajib pajak apakah sudah sesuai antara kewajiban perpajakan dan kondisi ekonominya..sudah rahasia umum bahwa kecenderungan manusia adalah menghindar dari kewajiban..salah satunya membayar pajak…tapi menginginkan fasilitas yang sepadan..hehhehe..sering kita dengar ungkapan..kalo bisa menghindar..kenapa harus bayar???wkwkwkwk…jelas2 ini adalah ungkapan yang salah kaprah n tidak boleh kita ikuti….

back to topic…dalam kegiatan SPN ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia…dan yang akan mendatangi masyarakat/wajib pajak adalah petugas2 dari kantor pajak tempat wilayah wajib pajak tersebut terdaftar…petugas sensus pajak akan meninta beberapa data dari wajib pajak untuk selanjutnya ditulis dalam form yang telah mereka sediakan..namanya FIS (form isian sensus)…wajib pajak diharapkan mengisi data dengan jujur…selain mendatangi wajib pajak yang telah terdaftar, petugas SPN juga akan mengunjungi wajjib pajak yang belum terdaftar alias belum punya NPWP…setelah disensus maka petugas akan memberikan stiker untuk ditempel di tempat usaha..(misal di pintu,dsb..)

Wajib pajak yang akan dikunjungi oleh petugas SPN adalah wajib pajak orang pribadi dan badan usaha..oh ya..tujuan SPN ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, menjaring wajib pajak baru, dan meningkatkan tax ratio yang pengertiannya adalah merupakan perbandingan antara jumlah penerimaan pajak dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara…

Tax ratio di negara kita terbilang masih sangat rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga..misal malaysia yang sudah di angka 20,xx% dan kenyataannya di negara kita masih berkutat pada 12,xx%.. peningkatan jumlah wajib pajak terdaftar diharapkan akan mendongkrak tax ratio yang berarti penerimaan perpajakan akan meningkat…dengan meningkatnya penerimaan perpajakan berarti juga APBN kita juga semakin besar..dan diharapkan bisa menunjang pembangunan, dsb…sampai saat ini, penerimaan pajak berkontribusi sekitar 73% terhadap APBN…

Last…sampai sekarang masih banyak masyarakat yang mengira bahwa bayar PPh, PPN, maupun pajak lainnya yang dikelola oleh pemerintah pusat itu kepada petugas pajak…hmmm..ini salah..yang bener adalah bayar pajak itu di Bank atau Kantor Pos Persepsi…so di kantor pajak itu hanya mengelola data2 wajib pajak saja…n yang perlu kita catat adalah jangan sekali-kali ngajak petugas pajak kongkalikong..atau sebaliknya..kalau ada petugas pajak yang nakal…laporkan aja yah..:D serta petugas SPN yang resmi tentu dibekali dengan surat tugas dan tanda pengenal resmi…buat masyarakat supaya hati2 jangan sampai tertipu..apalagi kalo sampai ada yang minta uang..pesen saya juga laporkan saja!!!:D

mari kita dukung SPN…!!!

sekian..semoga berguna…:D

 

Iklan

2 thoughts on “Sensus Pajak Nasional…Upaya Pemerintah Meningkatkan Tax Ratio dan Penerimaan Pajak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s