Kenaikan Rasio Loan To Value (LTV) untuk DP KKB dan Upaya BI Memperkuat Ketahanan Keuangan

Sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/10/DPNP tanggal 14 Maret 2012 yang mengatur tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor yang kemungkinan akan berlaku mulai 15 Juni 2012, pemerintah berusaha untuk memperkuat Ketahanan Keuangan di saat krisis global sekarang ini.

Rasio LTV sendiri berarti angka rasio antara nilai kredit yang dapat diberikan oleh Bank terhadap nilai agunan pada saat awal pemberian kredit, ditetapkan maksimal tujuh puluh persen (70%). Khusus untuk DP Kendaraan Bermotor ditetapkan sebagai berikut:

(i) Untuk Roda Dua minimal DP sebesar 25%,

dari ketentuan ini maka dapat kita ilustrasikan misalnya untuk DP minimal motor seharga 20 juta rupiah, maka DP minimalnya adalah 5 juta rupiah.

(ii) Roda Empat minimal DP 30%

dari ketentuan ini maka dapat kita ilustrasikan misalnya untuk DP minimal mobil seharga 200 juta rupiah, maka DP minimalnya adalah 60 juta rupiah.

(iii) Roda Empat atau lebih untuk keperluan produktif minimal DP 20%.

dari ketentuan ini maka dapat kita ilustrasikan misalnya untuk DP minimal mobil untuk menunjang prosuktivitas usaha seharga 200 juta rupiah, maka DP minimalnya adalah 40 juta rupiah.

Penjelasan untuk keperluan produktf sesuai pengaturan Surat Edaran, adalah bila memenuhi salah satu syarat sebagai berikut:

(a) Merupakan kendaraan angkutan orang atau barang yang memiliki izin yang dikeluarkan oleh pihak berwenang untuk melakukan kegiatan usaha tertentu:

menurut pemahaman saya misalnya kendaraan plat kuning…

(b) diajukan oleh perorangan atau badan hukum yang memiliki izin usaha tertentu yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional dari usaha yang dimiliki:

menurut pemahaman saya ini bisa juga mobil plat hitam yang dipakai untuk menunjang produktivitas usaha swasta..cmiiw

Kembali ke masalah kenaikan DP ini, tentu akan sangat berimbas pada penjualan kendaraan baru..namun sisi positifnya adalah dengan kenaikan DP ini maka akan dapat menekan angka kredit macet/NPL yang dapat membebani keuangan negara. Yah memang suatu kebijakan pasti ada pro dan kontranya…

sekian sedikit info dari saya, semoga berguna

sumber data: http://www.bi.go.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s