Karburator Bisa Ambrol Jika Sering Dibongkar

Beberapa kali main ke bangkel dekat rumah yang merupakan bengkel ndeso, saya seringkali menjumpai sepeda motor berumur di atas 10 tahun yang sudah soak drat bautnya. Dari umurnya memang wajar jika sudah harus dilakukan penggantian karena beberapa bagian sudah aus.
Karburator yang sudah soak ini menurut juragan bengkel disebabkan oleh seringnya dibongkar pasang dan dengan cara yang kurang tepat, selain karena faktor umur. Perawatan dan perlakuan yang keliru juga bisa menyebabkan ambrolnya karburator sepeda motor, misalnya saat kondisi diam tuas gas ditarik ulur buat mainan dan sebagainya.
Akibat ambrolnya karburator antara lain borosnya bbm, stasioner kacau, bensin rembes keluar karbu, dan motor susah dihidupkan mesinnya.
Solusi singkat namun agak mahal untuk mengatasi soaknya karburator ini adalah dengan menggantinya. Bisa dengan produk asli bawaan pabriknya baru maupun bekas, atao memakai merk pasaran kualitas kw.
Bagi para sobat yang sepeda motornya masi menggunakan karburator untuk pengkabutan bbmnya, maka biar karburator tetap awet cukup dibersihkan dengan penyemprotan karburator cleaner seperlunya dan jangan main puntir gas saat mesin mati. Karburator mungkin cukup dibongkar kalau ada setelan yang kurang pas, dan cukup dibongkar setiap 10.000 km saja.
Demikian tulisan saya, kalau ada yang kurang tepat monggo dikoreksi.
Salam…

Iklan

Tarif PPNBM Naik, Yamaha Batal Jual Moge di Indonesia

Yamaha memang tengah
mempersiapkan 4 moge untuk diluncurkan di
Tanah Air. Keempat motor itu adalah Yamaha R1,
R6, TMax dan VMax yang dikabarkan akan
meluncur akhir tahun ini.
Tapi pecinta moge Yamaha di Indonesia harus
bersabar, sebab Yamaha tidak jadi meluncurkan 4
moge itu di tahun ini.
“Moge bisa jadi mundur lagi jadi tidak tahun ini,”
tegas General Manager Marketing Communication
& Community Development PT YIMM, Eko
Prabowo di sela-sela acara Halal Bihalal Yamaha
dengan media di Citos, Jakarta Selatan
(23/8/2013).
Sebelumnya Eko menuturkan tidak ada lagi motor
baru Yamaha yang akan diluncurkan tahun ini.
Eko menambahkan, selain ada beberapa hal yang
belum siap mundurnya peluncuran moge-moge
itu dikarenakan pajak Penjualan Barang Mewah
(PPnBM) untuk mobil mewah Complety Buit Up
(CBU) telah dinaikkan oleh pemerintah dari 125
persen hingga 150 persen.
Selama ini tarif PPnBM roda dua berkapasitas
silinder lebih dari 500 cc pada angka 75 persen.
“Kalau melihat PPnBM naik lagi seperti ini bisa
jadi mundur karena faktor ini. Masalahnya
naiknya itu bukan hanya 2 persen atau beberapa
persen, kenaikannya cukup drastis,” pungkasnya.
Sumber: detik.com